Select Page
Bagikan artikel ini:

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa makanan beku merupakan makanan yang tidak sehat. Hal ini dikarenakan adanya anggapan bahwa makanan beku sama seperti makanan olahan. Padahal, menurut penelitian makanan beku tertentu memiliki kandungan yang baik untuk tubuhmu loh! Makanan beku dapat menyehatkan tubuhmu asal pemilihan serta pengolahannya tepat. Makanan beku juga dapat menjadi solusi untuk menjaga pola makanmu ketika sedang sibuk beraktivitas. Ko bisa? Berikut ini merupakan fakta-fakta mengenai makanan beku yang harus kamu ketahui!

1. Makanan beku menggunakan bahan-bahan segar

Meskipun disebut makanan beku, faktanya makanan beku berasal dari bahan-bahan yang masih segar. Contohnya seperti buah dan sayuran beku. Buah-buahan dan sayuran dipetik ketika musim panen. Kemudian dicuci hingga bersih. Selanjutnya, buah-buahan dan sayur tersebut akan melalui proses pembekuan selama beberapa jam. Proses pembekuan bertujuan untuk mengunci nutrisi yang terkandung di dalam buah dan sayuran. Tidak hanya buah dan sayuran, sumber protein seperti daging, ayam, hidangan laut dan produk susu juga dapat dijadikan sebagai makanan beku. Proses pembekuan menjadikan kandungan protein, karbohidrat atau lemak menjadi tidak berubah. Bahkan dalam kasus tertentu, makanan beku mengandung lebih banyak vitamin dan mineral dibandingkan dengan makanan segar.

2. Makanan Beku Menjaga Porsi Makan

Makanan beku dapat dijadikan sebagai solusi  untuk mengatur pola makan. Kenapa? karena sajian dari makanan beku biasanya adalah satu porsi. Jadi, kamu tidak akan mengonsumsi makanan secara berlebihan. Melalui makanan beku, kamu dapat memperhatikan jumlah kalori yang kamu konsumsi. Biasanya makanan beku mencantumkan jumlah kalori serta kandungan yang ada dalam makanan tersebut. Pastikan makanan beku yang kamu beli tidak mengandung bahan tambahan seperti saus. Bahan tambahan seperti itu biasanya mengandung sodium yang tinggi. Hindari makanan beku yang mengandung tepung roti karena kalorinya sangat tinggi.

3. Makanan Beku Aman Dikonsumsi

Sebagian orang masih beranggapan bahwa makanan beku tidak aman untuk dikonsumsi. Faktanya, makanan beku aman untuk dikonsumsi. Proses pembekuan sebenarnya mengurangi bakteri berbahaya yang hidup di dalam bahan makanan. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa makanan beku akan berbahaya untuk dikonsumsi apabila kamu tidak mengikuti instruksi pengolahannya dengan benar. Ikutilah petunjuk untuk mencairkan dan memasaknya. Contohnya seperti mencairkan produk protein seperti daging. Jangan sampai kamu mencairkan daging beku menggunakan air panas. Jika kamu melakukan itu maka dapat menyebabkan perbedaan suhu di beberapa bagian yang dapat menyebabkan kematangan daging menjadi tidak merata. Jadi, untuk mencairkan produk protein gunakanlah air dingin atau cairkan di dalam kulkas. Bagi produk sayuran dan buah-buahan, sebelum kamu membekukannya, rebuslah dan rendam di dalam air dingin terlebih dahulu. Kemudian, tiriskan dan keringkan sayuran dan buah-buahan. Selanjutnya, simpan di dalam wadah kedap udara untuk mencegah bakteri masuk. Simpanlah di dalam freezer.

4. Mengurangi Limbah Makanan

Makanan beku merupakan salah satu cara untuk mengurangi limbah makanan. Membekukan makanan dapat membuatnya menjadi tahan lama sehingga dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama. Jika makanan tidak tahan lama, maka besar kemungkinan akan berakhir di tempat sampah. Hal tersebut dapat menimbulkan semakin menumpuknya sampah. Saat ini diprediksikan limbah dari makanan jika diibaratkan dengan negara luasnya sebesar negara Tiongkok atau Canada. Oleh karena itu, sebagai konsumen, kita harus lebih cermat dalam mengkonsumsi makanan agar dapat ikut andil dalam mengurangi limbah makanan.Selain dapat mengurangi limbah makanan, makanan beku juga sangat mudah untuk disimpan. Hanya perlu memasukkan kemasan ke dalam kulkas dan voila! makanan kamu akan aman hingga beberapa minggu sampai beberapa bulan ke depan.

5. Tidak Menggunakan Pengawet

Seringkali banyak orang yang beranggapan bahwa makanan beku mengandung pengawet yang banyak karena tahan lama. Akan tetapi, anggapan tersebut sebenarnya adalah mitos. Makanan beku lebih tahan lama karena melalui proses pembekuan. Menurut FoodSafety.gov, makanan dapat disimpan tanpa batas waktu tertentu selama disimpan pada 0°F atau dibawah itu sepanjang waktu. Namun, proses pembekuan bukan berarti telah mematikan bakteri yang ada. Bakteri tetap dapat bertumbuh apabila cara penyimpanan serta pencairannya tidak benar. Hindari mencairkannya di atas meja atau wastafel karena akan berisiko menumbuhkan bakteri-bakteri yang dapat mempercepat pembusukan. Pastikan kamu membaca label makanan terlebih dahulu untuk melihat kandungan yang ada di dalam makanan. Hindari makanan beku yang mengandung pengawet terlalu banyak karena akan berbahaya bagi kesehatanmu.

6. Harganya Lebih Murah

Anggapan bahwa makanan beku lebih mahal dibandingkan bahan-bahan makanan yang segar adalah anggapan yang salah. Faktanya makanan beku lebih murah karena disimpan ketika sedang musim panen. Hal tersebut menyebabkan harga makanan beku stabil karena adanya ketersediaan stok secara terus-menerus. Selain itu, biaya transportasi yang dikeluarkan untuk perusahaan makanan beku biasanya lebih murah karena tempat produksi, tempat memproses dan distribusinya berdekatan. Kemudian, makanan beku lebih murah karena kerugian akibat produk yang membusuk sangat minim. Oleh karena itu, makanan beku dapat menjadi solusi bagi kamu yang mau berhemat tapi tetap mengkonsumsi makanan yang bergizi.

7. Dapat Dikonsumsi Setelah Dicairkan Berkali-kali

Makanan beku masih dapat dikonsumsi setelah dicairkan berkali-kali. Namun, perlu diperhatikan bahwa ini hanya berlaku selama makanan tidak ditinggalkan di luar lemari es selama 2 jam atau 1 jam dalam suhu 90°C. Akan tetapi, produk yang telah dibekukan berkali-kali kualitasnya akan menurun. Hal tersebut dapat terjadi karena kelembapan dari produk berkurang setiap kali melalui proses pencairan. Meskipun dari segi keamanan masih dapat dikonsumsi, tetapi sebaiknya hindari pembekuan berulang. Untuk mendapatkan kandungan baik yang terkandung dalam makanan beku secara maksimal, usahakan ketika makanan sudah dicairkan langsung diolah.

Bagikan artikel ini: