Select Page
Bagikan artikel ini:

Selama pandemi covid-19,makanan beku atau kalengan menjadi primadona di kalangan masyarakat. Makanan beku dan kalengan menjadi pilihan karena umur penyimpanannya lebih lama dibandingkan produk segar. Selain itu, makanan beku dan kalengan mudah untuk disimpan. Akan tetapi, untuk menghindari makanan yang tidak sehat, ada lebih baiknya kamu menghindari makanan kalengan. Kebanyakan makanan kalengan mengandung sodium yang tinggi. Kandungan tersebut tidak baik untuk kesehatanmu. Jangan sampai selama pandemi kamu jatuh sakit karena makananmu tidak bergizi. Sebaliknya, makanan beku mengandung gizi yang berguna untuk tubuhmu. Beberapa makanan beku bahkan memiliki kandungan yang lebih banyak dibandingkan produk segar.

Kamu juga dapat mengkombinasikan makanan beku dengan produk segar untuk mendapatkan nutrisi yang maksimal. Kamu dapat mengolah makanan beku sama seperti mengolah produk segar. Selama pandemi covid-19, tren memasak menjadi sangat meningkat. Banyak unggahan-unggahan resep masakan di sosial media yang populer di kalangan masyarakat yang dapat kamu coba. Terdapat juga beberapa resep masakan yang dapat kamu ubah menjadi makanan beku jika kamu merasa ragu dengan kandungan pengawet yang ada di makanan beku. Lalu, apa saja makanan beku yang dapat kamu simpan selama masa pandemi? Berikut ini merupakan makanan beku yang Minjaw rekomendasikan untukmu

1. Roti

Roti beku

Roti merupakan sajian praktis yang dapat dihidangkan ketika tidak memiliki banyak waktu. Pembuatan roti pun sangat mudah. Selain itu, bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat roti  mudah untuk ditemui. Jika bosan dengan roti biasa, kamu bisa mencoba resep roti goreng dari breadgoreng. Nah, setelah membuat rotimu sendiri atau membeli roti di supermarket, kamu dapat membekukan rotimu dengan menyimpannya di dalam freezer. Namun, perlu diperhatikan tekstur roti akan berubah apabila dibekukan berkali-kali. Roti akan menjadi kering, keras dan terasa tidak segar. Untuk mencairkan roti beku, kamu dapat mencoba beberapa cara.

Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan microwave. Kamu hanya perlu memanaskan selama 10-15 detik. Jika kamu ingin rotimu terasa seperti roti yang baru dipanggang, kamu dapat menggunakan oven. Selain itu, jika kamu tidak memiliki oven atau microwave, kamu dapat menggunakan pemanggang roti. Kamu juga dapat mendiamkan rotimu di suhu ruangan. Namun, jika kamu menggunakan cara ini, kulit roti tidak akan terasa garing. Selain itu, tekstur bagian dalam roti akan terasa lunak dan dingin. Jadi, cara yang paling direkomendasikan untuk mencairkan roti adalah dengan menggunakan oven.

2. Sayuran Beku

Sayuran Beku

Sayuran beku merupakan makanan yang wajib kamu simpan di dalam kulkasmu. Selain bermanfaat bagi kesehatanmu, menggunakan sayuran beku sebagai bahan masakan dapat mempersingkat proses pengolahan makananmu. Sayuran beku juga dapat disimpan dalam waktu yang lama. Meskipun disebut sayuran beku, namun beberapa sayuran beku tidak menggunakan pengawet. Jika kamu masih ragu dengan pengawetnya, kamu dapat membuat sayuran bekumu sendiri. Caranya adalah dengan mencuci bersih sayuran yang baru kamu beli. Kemudian, rebus selama beberapa menit sayuran tersebut.  Setelah direbus beberapa menit, masukkan sayuran ke dalam air dingin dan rendam selama beberapa menit. Tiriskan sayuran dan keringkan. Selajutnya, masukkan sayuran ke dalam wadah kedap udara dan simpan ke dalam freezer.

3. Buah Beku

Buah Beku

Buah beku sangat populer di luar negeri. Mereka memiliki musim dingin, sehingga selama musim dingin mereka tidak dapat bercocok tanam. Sedangkan bagi yang tinggal di negara tropis, buah beku masih jarang ditemui karena sepanjang tahun dapat memanen buah-buahan. Namun, karena adanya pandemi covid-19 yang membatasi untuk beraktivitas di luar, buah beku dapat menjadi pertimbangan untuk dikonsumsi karena kandungan nutrisi di dalam buah beku lebih tinggi dibandingkan buah segar. Menurut penelitian, buah beku lebih bernutrisi karena ketika proses pembekuan semua kandungan baik yang terkandung di dalam buah terkunci. Buah segar memiliki kandungan yang baik tetapi proses pengemasan dan pemajangan menjadikan nutrisi yang terkandung di dalam buah menjadi terurai.

Oleh karena itu, untuk masa pandemi seperti ini buah beku sangat dianjurkan untuk kamu konsumsi. Selain karena kandungan nutrisinya lebih tinggi, waktu penyimpanannya juga lebih lama. Kamu dapat mencoba membuat buah beku sendiri di rumah. Caranya sangat gampang loh! Kamu tingal mencuci bersih buah yang ingin bekukan. Kemudian potong-potong buah sesuai selera. Masukkan buah ke dalam loyang datar dan bekukan sampai buah mengeras atau sekitar 4-5 jam. Setelah beku, masukkan buah ke dalam wadah kedap udara. Terakhir, simpanlah buah beku di dalam frezeer.

4. Daging Beku

Daging steak

Selama ini banyak yang percaya bahwa daging beku tidak menyehatkan. Namun, menurut Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Kementerian Pertanian (Kementan), Fini Murfiani mengatakan bahwa proses pembekuan dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat mempercepat proses pembusukan. Pertumbuhan bakteri dan aktivitas enzim-enzim juga dapat mempengaruhi kandungan protein dan lemak yang terkandung di dalam daging. Melalui proses pembekuan, semua kandungan gizi baik yang terkandung di dalam daging dapat dipertahankan. Selama penyimpanan dan proses pencairannya benar, maka daging beku aman untuk dikonsumsi. Harga daging beku juga lebih murah dibandingkan daging segar, sehingga daging beku dapat dijadikan pilihan agar gizi makananmu seimbang.

Bagikan artikel ini: